Rabu, 31 Maret 2010

Machu Picchu (Peru)


Reruntuhan paling terkenal diantara semua reruntuhan Inca. Machu Picchu seakan berada di antara dua puncak gunung dan seringkali tertutup kabut. Reruntuhan ini tidak dapat terlihat dari Lembah Urubamba dibawahnya, tempat ini dibangun oleh bangsa Inca tana sama sekali menggunakan roda.

Machu Picchu dibangun pada sekitar abad 15, tapi tempat ini sama sekali tidak tercatat oleh para Conquistador Spanyol, yang ternyata menghancurkan tempat tersebut pada tahun 1530. Tempat ini juga masih belum diketahui tujuan pembangunannnya, walupun banyak sekali tanda bahwa tempat tersebut memiliki berbagai pusat pemujaan.

Sampai sekarang berbagai ahli arkeologi terus mencari bukti tujuan dibangunnya tempat tersebut, karena bangsa Inca tidak meninggalkan memiliki sistem tulisan, maka tidak ada laporan tertulis mengenai tempat tersebut.

Lemari es


Semua ibu rumah tangga bisa jadi sangat dibantu dengan kehadiran lemari es, karena berbagai bahan makanan dan minuman bisa disimpan aman di dalam lemari pedingin ini. Gak cuma itu, lemari es juga sangat membantu penyimpanan kelebihan makanan. Tapi gak berarti perabot ini bebas dari ancaman kesehatan, salah penggunaan bisa jadi 'boomerang' bagi tubuh kita.

Itu mengapa kita perlu mengerti penyimpanan makanan yang baik agar kesegaran makanan bisa terjaga hingga tiba waktunya untuk dikonsumsi. Dan dr. Johanes C. Chandrawinata, MND, Sp.GK, spesialis gizi klinik dari Rumah Sakit Melinda, Bandung, pun memberikan panduannya kepada kita.

Sebagai tahap awal, dokter Johanes yang merupakan salah satu dewan penasihat Prevention ini, menyarankan kita untuk mengerti ada jenis makanan yang mudah rusak atau perishable. Contohnya adalah sayur, buah, kue, dan berbagai jenis makanan lain yang kandungan airnya tinggi, disertai bahan makanan protein, karbohidrat, plus lemak. Semuanya disebut Johanes adalah media yang baik untuk pertumbuhan bakteri dan jamur, sumber kerusakan makanan.

Berbeda dengan makanan kering, yang kadar airnya kurang dari 10 persen, yang umumnya diawetkan dengan cara diasinkan atau dibuat manisan, akan lebih taha lama walaupun disimpan di dalam suhu ruangan.
Setelah itu, Johanes juga mengajak kita untuk mengerti bahwa pada suhu dingin di bagian refrigerator memiliki suhu sekitar 0,2-5 Celcius. Pada kondisi ini, bakteri hanya tumbuh secara perlahan-lahan. Sementara itu, pada suhu beku di freezer yang di bawah 0 derajat Celcius, bakteri tidak dapat berkembang biak. Itu mengapa, lemari es menjadi tempat favorit untuk menyimpan makanan.

Tapi bukan berarti suhu dingin saja belum cukup untuk menjamin keamanan makanan yang kita simpan di lemari es. Maka kita perlu memperhatikan hal-hal berikut di bawah ini:

Untuk refrigerator atau rak pendingin:
Jaga suhunya agar berada antara 1-5 derajat Celcius : Pasanglah termometer lemari es untuk memantau suhu. Saat mengambil barang dari lemari es, usahakan melakukannya dalam waktu singkat, sehingga suhu lemari es tetap terjaga.

• Simpan makanan dalam kondisi terbungkus atau dalam wadah tertutup dengan baik. Tujuannya agar kelembapan makanan terjaga, serta tidak tercampur baunya.
• Makanan kalengan yang telah dibuka sebaiknya disimpan dalam wadah bersih, jangan dibiarkan tetap di dalam kalengnya, karena rasanya dapat berubah.
• Masukkan sisa makanan atau makanan siap saji yang sudah didinginkan secepatnya ke dalam lemari es. Jangan membiarkannya di meja makanan lebih dari 2 jam. Agar makanan yang akan disimpan di lemari es cepat dingin, pisahkan dalam porsi kecil-kecil dalam wadah yang dangkal.
• Santaplah makanan yang mudah rusak pada saat masih segar. Segera buang apabila kita tidak yakin akan keamanannya, daripada nanti berisiko mengalami keracunan makanan.
• Simpan daging, ayam, atau ikan mentah dalam wadah terpisah dan letakkan di bagian paling bawah rak pendingin. Tujuannya agar bila ada cairan yang menetes, tidak akan mengenai makanan yang lain. Bagian terbawah refrigerator adalah yang paling dingin.
• Hindari mengisi penuh lemari es, karena dapat mengganggu sirkulasi udara dingin. Jika ada makanan di dalam lemari es yang berjamur, segera bungkus agar jamur tidak menyebar. Lalu bersihkan lemari es.
• Tempatkan khusus dalam lemari es, seperti crisper, baik untuk menyimpan sayur dan buah. Sebab, tempat ini dingin dan dapat membantu menjaga kelembapan. Jika membeli telur dalam kemasan, sebaiknya disimpan lengkap bersama dusnya. Jangan disimpan di tempat telur lemari es.
• Makanan whole-grain sebaiknya disimpan di lemari es, karena mudah menjadi tengik dan berbau pada suhu ruangan.

Untuk freezer atau rak pembeku:
• Semakin dingin suhunya, semakin baik. Yang jelas suhu freezer harus lebih rendah dari minus 5 derajat Celcius, agar makanan awet dalam waktu lama.
• Makanan beku sebaiknya tetap disimpan dalam kemasan aslinya, yang umumnya kedap udara.
• Jika membekukan makanan atau sisa makanan, penting untuk membungkusnya dengan baik dalam kemasan khusus seperti kantong plasting, container khusus untuk di freezer, dan lain-lain. Gunakan lem plastik khusus untuk freezer, agar kedap udara.
• Sebelum dibekukan, berilah label informasi jenis makanan, tanggal, dan jumlah porsi. Jadi, kita dapat dengan mudah mengidentifikasi jenis makanan dan kesegarannya.
• Rotasi posisi makanan dalam rak pembeku, sehingga makanan yang paling baru ada di sisi sebelah dalam.
• Gunakan terlebih dulu bahan makanan yang paling dalam, alias yang berada di sisi sebelah luar.
• Tidak semua makanan dapat disimpan dalam freezer karena dapat mempengaruhi kualitasnya, seperti pisang, tomat segar, selada, seledri, mayoner, telur rebus, kentang mentah dan lain-lain.
• Sebelum menyimpannya di freezer, sayuran harus direndam dalam air mendidih terlebih dulu, selama 1-3 menit. Segera tiriskan, lalu masukkan ke dalam air dingin untuk menghentikan proses masak seketika. Setelahnya, keringkan dan masukkan ke dalam kantung plastik kedap udara, lalu simpan dalam freezer.

Rawat Gusi juga

hmm.. jadi kita akan ngomongin tentang perawatan gusi ya.. selain gigi kita juga harus merawat gusi, nah ada nih berita yang berkaitan dengan perawatan gusi:

Survei kesehatan Nasional tahun 2002, mencatat 7 dari 10 orang Indonesia mempunyai masalah gusi berdarah. Jangan biarkan kita masuk ke dalam 7 orang tersebut, karena mulai sekarang rawatlah gusi dengan tepat.

Di Indonesia, masalah gusi memang belum menjadi hal yang diprioritaskan. Namun, jika melihat masalah yang dapat ditimbulkan dari penyakit gusi terhadap kesehatan kita secara keseluruhan, kita pasti akan berpikir dua kali untuk menyepelekannya. Gusi yang tidak sehat dapat menimbulkan penyakit jantung dan kelahiran prematur.

Menurut data penelitian di Rumah Sakit Gigi & Mulut Pendidik Universita Prof. Dr. Moestopo tahun 2004, dari 277 pasien, 71,3 % memiliki karang gigi yang berperan timbulnya penyakit radang gusi. “Penyakit gusi muncul ketika kesehatan mulut tidak dijaga dengan baik. Hal ini menyebabkan terjadinya plak yang bisa mengeras menjadi karang gigi yang mengandung bakteri penyebab gingivitis, yaitu radang gusi bengkak dan mudah berdarah bila mengalami tekanan,” ujar Drg. Yulia Rachma, SpPerio, seorang ahli kesehatan gusi dari Rumah Sakit Universitas Moestopo.

Mulai tergerak untuk memperhatikan "rumah" gigi kita. Lakukanlah 3 tip berikut ini untuk kesehatan gusi kita.

# Jaga kebersihan.
Cara terbaik untuk terhindar dari penyakit gusi adalah dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Bagaimana? Biasakan untuk menyikat gigi 2 kali sehari (sesudah sarapan dan sebelum tidur), plus tidak lupa melakukan flossing satu kali sehari pada sela-sela gigi. “Pilihlah sikat gigi yang lembut dan berujung lancip agar dapat menjangkau hingga bagian belakang mulut,” saran Drg. Yulia. Hindari juga menyikat gigi yang terlalu kasar. Sebab benturan batang sikat gigi dengan gusi, dapat mengakibatkan terjadinya pendarahan pada gusi.

Gunakan juga pasta gigi dengan kandungan Zinc Citrate, yang berfungsi mencegah penumpukan plak yang menyebabkan berbagai masalah gig dan gusi. Jika gigi kita termasuk rentan berlubang dan dihinggapi plak, tambahkan obat kumur khusus pada rutinitas perawatan gigi kita. Gantilah sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali agar hasilnya selalu optimal.

# Jaga asupan yang masuk ke dalam mulut.
Mengonsumsi menu yang seimbang akan membantu kita dalam pencegahan timbulnya penyakit gusi. Tidak hanya itu, asupan yang bergizi juga akan meningkatkan kemampuan tubuh kita dalam melawan infeksi dan melindungi dari paparan zat-zat berbahaya. Perbanyak asupan vitamin C dan kalsium agar kesehatan gigi dan gusi kita terjaga. Kita juga bisa mengurangi jumlah bakteri di dalam mulut, dengan membiasakan minum air yang cukup setiap kali usai makan. Air akan membantu membersihkan sisa-sisa makanan pada gigi dan gusi.

Kurangi mengonsumsian makanan-makanan berkadar gula yang tinggi dan mudah menempel pada permukaan gigi (minuman bersoda dan permen). Hindari rokok. Mengapa? Rokok akan mengganggu peredaran darah yang berisi oksigen dan nutrisi. Gusi para perokok juga sulit berdarah, sehingga membuat pendeteksian peradangan gusi menjadi semakin sulit.

# Bersahabat dengan dokter gigi.
Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Kebiasaan ini mampu mendeteksi permasalahan gusi sedini mungkin dan mencegahnya berkembang ke tahap yang lebih parah. Pembersihan gigi merupakan langkah yang sangat efektif dalam menghilangkan plak-plak yang menempel pada gigi dan merusak gusi serta akar gigi.

Mulut adalah gerbang masuknya segala penyakit. Tingkatkan kualitas kesehatan kita dengan menjaga dan mengoptimalkan kebersihan “gerbangnya” terlebih dahulu.

Cari sehat dengan mengumpat


kalian tau gak kalo misalnya kita bisa sehat dengan ngomel ngomel dan mengumpat, sebenarnya gw gak tau makna kata 'mengumpat' disini itu apa.. jadi kita lihat aja di berita yang satu ini:

Tahukah Anda jika mengumpat atau mengomel masuk dalam kategori aktivitas yang menyehatkan? Tetapi, jangan langsung marah-marah dulu. Lantaran mengumpat hanya dapat berdampak baik bagi kesehatan jiwa asal dilakukan dengan alasan dan cara yang benar.

Hal itu terbukti lewat penelitian yang dilakukan Keele University, Inggris. Penelitian ini melibatkan para relawan yang diminta merendam tangan mereka pada baskom berisi air dingin bersuhu lima derajat Celcius, sambil mengumpat. Setelah itu, mereka diminta melakukan hal yang sama tanpa mengumpat. Hasilnya, mereka bisa merendam tangan di air dingin lebih lama sambil mengumpat.

Menurut Ricard Stephens, pemimpin riset, hal ini berhubungan dengan amigdala, sekelompok saraf berbentuk kacang almon pada otak. Amigdala inilah yang berperan pada reaksi emosi.

Stress bisa mempengaruhi kesehatan gigi loo..


di posting kali ini gw bakal ngebicarain tentang hubungan antara stress dan kesehatan gigi.. makannya jangan sering sering stress nanti giginya gak sehat(?) lo juga gak sehat nanti cepet tua.. (sumpah jayus)
Selama ini mungkin Anda tidak mengetahui bahwa stress merakibat buruk bagi kesehatan gigi? Tahukah Anda, hasil pengamatan yang dilakukan para ahli dari Brazil terhadap 14 studi menunjukkan bahwa orang stres memiliki resiko penyakit periodontal yang lebih tinggi. Bagaimana bisa?

Pada kondisi stres, kadar hormon kortisol akan meningkat secara otomatis dan mengakibatkan terganggunya sistem imun. Kondisi ini menguntungkan bakteri untuk dengan leluasa menyerang gusi kita. Ketika Anda bekerja lembur di kantor biasanya anda mengalami stres. Ditambah, semakin malam Anda terjaga, semakin banyak frekwensi Anda mengudap makanan.

Jadi, bagaimana agar terhindar dari serangan bakteri ketika stres datang?

"Sediakan sikat dan pasta gigi di kantor agar setiap lembur tak akan berisiko bagi gigi dan mulut. Lakukan olahraga rutin dan tidur dengan kualitas yang cukup. Dua hal ini sangat efektif membebaskan kita dari stres yang menghampiri," jelas Preston Miller, DDS, Presiden The American Academy of Periodontology, Chicago, Illinois, Amerika Serikat.

Lawan Diabetes


Heyya.. Selamat Hari Raya Idul Fitri (?) galah bercanda, beneran ini becanda.. oke jadi posting gw kali ini bakal ngomongin tentang diabetes. Jadi buat kalian yang menderita diabetes banyak banyak konsumsi susu rendah lemak, kayak yang kita bisa temui di produk smoothie, jadi smoothie ini menggunakan bahan yoghurt rendah lemak*PROCOL*. Ohiya tapi gak dengan mengonsumsi susu rendah lemak aja kalian bisa terbebas dari diabetes. cara lainnya itu kalian harus banyak banyak olah raga secara rutin dan teratur.
Gw ada beberapa tips yang ampuh buat memerangi diabetes:
1. Rajin mengonsumsi dua porsi susu rendah lemak tiap harinya.
Setiap porsi akan memotong resistensi insulin yang berlebihan hingga 20 persen.

2. Lakukan penukaran.
Pilihlah produk-produk olahan susu, ketimbang camilan berkarbohidrat tinggi dan rendah serat, seperti minuman bersoda, permen, atau makanan cepat saji.

3. Dampingi susu dengan buah, sayur dan gandum utuh.
Anda bisa menambahkan potongan buah segar di dalam yoghurt saat sarapan. Atau bisa juga dengan melelehkan keju rendah lemak di atas roti gandum utuh

Posisi Tidur


oke.. jadi untuk psting yang kali ini saya akan memberikan berita yang memuat tips tips agar saat bangun tidur kita tidak merasakan encok atau sakit karena salah posisi saat tidur. <- sok dokter banget dah.. oke kita mulai aja:
Setelah lelah beraktivitas seharian, tidur adalah obat paling manjur mengatasi rasa lelah. Namun pernahkan Anda merasakan, bukannya badan segar setelah beristirahat melainkan badan terasa sakit semua? Hal ini terjadi karena posisi tidur yang salah. Posisi tidur yang salah dapat menyebabkan nyeri pada leher, punggung, dan bahu. Untuk menghindari hal itu, baiknya Anda perbaiki posisi tidur dengan tata letak bantal yang benar.

Posisi tidur yang benar adalah kunci untuk bisa bangun segar di pagi hari tanpa rasa nyeri atau sakit, jelas Dawn Underwood, DPT, OCS, ahli terapi fisik dari Mayo Clinic. Berikut ini adalah beberapa tips meletakan bantal yang benar saat tidur seperti dilansir Prevention Indonesia baru-baru ini:

Untuk tidur menyamping

letakkan bantal di kepala dan di antara kedua lutut. Selain itu, tambahkan gulungan handuk di bawah pinggang guna meredakan ketegangan pada sendi tulang belakang dan mempertahan kontur normal tulang.

Untuk tidur telentang

letakkan bantal di kepala dan di bawah lutut Anda untuk mempertahankan kontur normal tulang belakang dan membuat lutut kita lebih nyaman. Tambahkan juga gulungan handuk pada punggung di bagian bawah bila diperlukan.

Untuk tidur telungkup

taruh bantal di bawah panggul Anda. Tambahkan gulungan handuk di pergelangan kaki atau dekat mata kaki untuk meredam rasa sakit bagi orang yang mengalami pembengkakan pada bantalan tulang belakang. Untuk yang suka tidur berubah-ubah, perbaiki posisi bantal sesuai petunjuk di atas setiap kali kita terjaga.

Satu bantal saja cukup untuk menyangga kepala dan leher Anda. Bagi yang memiliki kebiasaan tidur telungkup, jangan sekali-kali menyangga kepala dengan bantal. Karena posisi ini akan membuat tulang belakang menjadi tegang.